14 Agustus 2012

Hubungan Merokok dan Penuaan Dini


Selama bertahun-tahun beredar mitos bahwa seiring dengan meningkatnya aktivitas/rutinitas harian, merokok bagus untuk wanita karena dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan sehingga pada akhirnya membawa dampak langsung terhadap penurunan berat badan. Selain itu, ada juga mitos yang menyebutkan bahwa merokok dapat menyebabkan suara dapat bertambah berat sehingga lebih indah jika menyanyi, namun demikian hal ini dipatahkan oleh ilmuwan dengan melakukan berbagai penelitian selama bertahun-tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata merokok (terutama bagi wanita) lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif yang diperoleh. Berikut ini adalah daftar kerugian aktivitas merokok bagi wanita antara lain:
  1. Memperbesar resiko terjadinya kanker rahim
  2. Memperbesar resiko terjadinya kanker paru
  3. Mempercepat penuaan dini
  4. Memperbesar resiko serangan jantung
  5. Memperbesar resiko menderita stroke
  6. Memperbesar resiko terjadinya kanker mulut
  7. Memperbesar resiko kebotakan pada rambut kepala
Artikel ini akan memfokuskan hubungan merokok dengan penuaan dini yang tersebut pada poin 3 di atas. Secara umum, pada wanita yang merokok, dapat kita jumpai beberapa ciri khas yang nantinya akan mempengaruhi kecantikan wanita tersebut. Ciri-ciri fisik yang tampak adalah sebagai berikut:
  • Wajah tampak lebih tua dari pada umurnya
  • Muka berwarna kemerahan
  • Muka senantiasa terlihat pucat
  • Kulit terasa tidak kenyal
Tujuan artikel ini saya tulis agar dapat menggugah kesadaran para wanita Indonesia bahwa merokok itu sangat merugikan bagi kita. Sehubungan dengan ini, klinik kecantikan kami telah meracik suatu vitamin yang terdiri dari krim dan obat minum, yang nantinya obat ini dapat menghilangkan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh kegiatan merokok, dengan catatan, aktivitas merokoknya dihentikan. Adapun harga krimnya Rp.60.000 saja, sedangkan obat minum berisi 10 tablet seharga Rp. 80.000. Untuk pemesanan, silakan hubungi nomor yang tercantum di blog ini.

28 April 2011

Selulit [pemutakhiran informasi]

Apakah yang dimaksud dengan selulit? Selulit adalah penumpukan lemak dan jaringan lemak yang mengakibatkan permukaan kulit jadi bergelombang seperti kulit jeruk. Biasa dijumpai pada kulit perut, lengan bawah, daerah pinggul, dan sering terjadi setelah masa pubertas. Selulit bisa terdapat pada pria dan wanita. Namun, kasus yang dialami kaum pria lebih jarang, karena hormon kewanitaan juga sangat berperan di sini. Selulit pada umumnya hanya timbul di daerah pinggang dan paha.

Berikut ini beberapa hal yang menyebabkannya, antara lain:
  • Karena peredaran darah pada daerah tersebut stagnan;
  • Pada wanita, daerah tersebut secara genetik merupakan gudang lemak, bahkan 6 kali lebih banyak dibandingkan daerah tubuh yang lain.
Faktor-faktor penyebab timbulnya selulit adalah:
  1. Faktor usia
  2. Pada usia 30 tahun ke atas; pertambahan lemak rata-rata mencapai 4,5 – 8 kg/dekade, sehingga resiko terbentuknya selulit lebih besar. Kulit juga menipis sehingga selulit semakin tampak, serta mengeras mengakibatkan kulit tertarik ke dalam (dimple skin)
  3. Gaya hidup kurang gerak
  4. Kalori yang berlebihan
  5. Kelebihan berat badan
  6. Merokok
  7. Terlalu banyak minum alkohol, kopi, makanan berlemak, makanan berkadar gula tinggi.
  8. Sengatan sinar matahari
  9. Dehidrasi
  10. Stres
  11. Hormon kewanitaan (hormon estrogen)
  12. Tidak sarapan pagi
  13. Dengan berbagai alasan orang tidak makan pagi, akibatnya perut kosong dan berkompensasi dengan makan siang berlebihan atau kudapan(camilan) yang jika dihitung kalori yang masuk lebih tinggi dari sarapan pagi.
  14. Pakaian terlalu ketat
  15. Model trendi seperti celana jeans ketat, ikat pinggang lebar, tumit sepatu tinggi, berpotensi membatasi gerakan fisik sehari-hari dan juga gerakan alami di dalam tubuh. Hambatan ini berakibat meningkatnya pembentukan selulit.
Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah selulit antara lain sebagai berikut:
  1. Terapi metode fisik (dengan melakukan pijatan)
  2. Obat-obatan
  3. Contoh: methylxanthines (caffeine dan theobromide), pentoxifylline
  4. Pakaian khusus (pakaian kompresi) untuk mengurangi selulit
  5. Sedot lemak (Liposuction)
  6. Endermologie
  7. Injeksi Fosfatidilkolin
  8. Mesoterapi
  9. Laser

02 April 2011

Masalah Bau Badan

Disadari atau tidak, ada banyak orang yang memiliki masalah keringat berbau atau dikenal sebagai bau badan. Masalah ini cukup membuat pengidapnya mengalami kurang percaya diri, sehingga yang bersangkutan akan membatasi pergaulannya dalam masyarakat. Akibat lebih lanjut, tentunya pengidap akan sulit mengembangkan diri.

Keringat dihasilkan oleh kelenjar apokrin dan ekrin. Kelenjar apokrin mengeluarkan cairan kental dan keruh, sedangkan kelenjar ekrin mengeluarkan kelenjar encer dan bening. Sekresi cairan kelenjar apokrin yang menjadi biang bau badan, terutama apabila sekresi berlebihan dan diuraikan oleh bakteri di sekitar area sekresi. Kelenjar apokrin terletak di area ketiak, payudara, anus, dan kemaluan. Yang paling aktif terdapat di daerah ketiak. Tidak mengherankan, bila bau badan selalu identik dengan bau ketiak.
Bau badan disebabkan oleh antara lain, sbb:
1. Kebersihan yang kurang terjaga, sehingga memungkinkan pertumbuhan bakteri.
2. Adanya gangguan kelenjar apokrin (sangat aktif).

Untuk mengatasinya ada beberapa cara yang dapat dilakukan:
1. Dengan menggunakan deodorant yang isinya mengandung anti bakteri. Deodorant semacam ini banyak dijual bebas.
2. Jika disebabkan karena adanya gangguan kelenjar, penderita bisa mendatangi dokter spesialis kulit terdekat.
3. Menggunakan sabun anti bakteri yang dijual di klinik kami dengan harga Rp 45.000,- saja. Gunakan sabun tersebut setiap kali mandi, insya allah perlahan tapi pasti bau badan akan berkurang.

05 Januari 2011

Anti Oksidan


Kulit sering terpapar sehingga menimbulkan kerusakan yang berasal dari faktor endogen dan eksogen, seperti : radiasi sinar ultraviolet , obat-obatan, polusi air, cuaca panas, dan dingin yang berubah-ubah.
Untuk melawan efek merugikan, kulit sebenarnya secara otomatis menyiapkan sistem anti oksidan yang seimbang dengan pro-oksidan dan agen pelindung. Namun, seringkali asupan makanan kita sehari-hari tidak mencukupi kebutuhan minimal. Sumber anti-oksidan terutama berasal dari buah-buahan dan sayur-sayuran.
Anti oksidan ini nantinya memperantarai perbedaan tingkatan dan proses perlindungan terhadap kulit.
Ada beberapa bentuk anti oksidan, yang antara lain sebagai berikut:


  • Vitamin C --> melantoin
  • Vitamin E --> katalase
  • Panthenol --> glutation
  • Asam lipoik --> superoksida dimutase
  • Ubiquinon --> sistein
  • Niacinamide --> allantoin
  • Dimethyletanol --> furfuriladenin

Vitamin C lebih efektif masuk ke dalam kulit, bila dalam bentuk serum. Sedangkan vitamin E lebih efektif masuk kedalam kulit bila diinjeksikan.

Klinik Kecantikan dr.Aisyiah Fennita Nanda kini telah menyediakan serum vitamin C, dengan harga Rp.65.000 saja.

16 Desember 2010

Pemilihan Kosmetika Sesuai Jenis Kulit

Kulit penting untuk penampilan dan kepribadian. Kulit merupakan cermin kesehatan, umur dan kebiasaan. Dasar kecantikan adalah kesehatan.
Agar kulit sehat, kenyal, dan segar, Anda dapat menggunakan kosmetika. Pemakaian kosmetika berguna untuk membantu memperbaiki struktur kulit.
Pemilihan kosmetika yang aman yaitu dengan memperhitungkan usia, jenis kulit, waktu penggunaan, dan isi/kandungan kosmetik.

Kulit Normal

Ciri- Ideal/sehat, tidak mengkilat/kusam, segar dan elastis. Lemak permukaan kulit/kelembaban cukup (=kulit dewasa muda)

Prinsip perawatan:
• Tidak banyak modifikasi
• Menjaga keseimbangan yang ada
• Menjaga higiene kulit

Kosmetika pilihan:
• Sabun: jangan yang terlalu keras
• Pelembab:minyak ringan yg larut dalam air (oil in water)

Kulit Kering

Ciri: lemak dipermukaan kulit sedikit/kurang
Perabaan: terasa kering,tidak elastis
Mudah terlihat kerutan

Prinsip:
• mengurangi proses penuaan yang mulai terjadi

Kosmetika pilihan:
• Krim pembersih (cleansing cream)/susu pembersih
• Sabun netral (frakwensi minimal)
• Tonik/penyegar yang lembut(yang mengandung etil alkohol)
• Pelembab dengan emulsi/krim (tu bila diruang AC/ cuaca dingin
• Pelindung/tabir surya (pagi hari)
• Tata rias secukupnya
• Jangan sering memakai bahan yang menyebabkan penipisan kulit (scrub)

Kulit Berminyak

Ciri:
Kadar minyak permukaan berlebihan
Tampak mengkilap, pori-pori melebar,berkesan kasar dan lengket
Tidak banyak dipengaruhi faktor luar
Tidak mudah terjadi penuaan

Prinsip perawatan:
• menjaga higiene/ kebersihan kulit
Kosmetika Pilihan:
• Pembersih memakai sabun cair, jangan memakai cleansing milk
• Astringen (Pada komposisi mengandung isopropil alkohol)
• Pelindung/T.surya yang tidak berminyak (bentuk gel)
• Krim yang sedikit mengandung minyak (oil free) pada tempat yang membutuhkan
• Tata rias yang tidak mengadung minyak

Kulit Berminyak dan Berjerawat

Jerawat (acne) masalah tersering pada kulit berminyak banyak terdapat pada kulit remaja

Prinsip Perawatan:
• mencegah timbulnya jerawat:
• menjaga higiene/kebersihan kulit
• kosmetika non-komedogenik/non-aknegenik
• diet makanan
• olah raga dan cukup istirahat
Kosmetika Pilihan:
• Sabun cair
• Astringen yang ditambah menthol
• Pengobatan oleh dokter:
• Mengeluarkan isi komedo
• Pemberian lotio/krim jerawat

Kulit Halus Sensitif

Ciri: peka terhadap aplikasi zat kimia

Prinsip Perawatan:
• Pilih kosmetik yang non iritatif dan hipoalergenik
• Hindari segala hal yang merangsang kulit (sinar matahari, makanan/minuman, sabun yang terlalu keras)

Kosmetika pilihan:
• Pembersih yang encer, ringan atau hipoalergenik
• Penyegar tanpa alkohol
• Pelembab berupa krim ringan
• Tata rias dengan kosmetika hipoalergenik

Kulit Menua

Prinsip perawatan
• memperlambat proses penuaan
• menghambat kehilangan air/minyak dari kulit
Kosmetika Pilihan:
• Pembersih berupa krim encer/milk cleanser
• Sabun khusus (oily soap)
• Penyegaran dengan tonik tanpa alkohol
• Pelembab anti kerut (antiwrinkle cream)
• Pelindung/ tabir surya (pagi hari)
• Tata rias yang cocok untuk orang tua

Semoga dengan adanya tulisan ini bisa menambah pengetahuan bagaimana memilih kosmetika yg sesuai dengan jenis kulit yg dimiliki. Sehingga penuaan dini ataupun masalah yg umum terjadi pada wajah bisa dihindari. Bagaimanapun mencegah lebih baik dari pada mengobati