08 Juli 2013

Cleansing Milk

Cleansing Milk



     Pada kesempatan ini, Klinik Kecantikan Aisyiah Fennita Nanda akan mengulas satu hal yang berhubungan dengan pembersih wajah. Membersihkan wajah sangat penting bagi kita semua. Banyak sekali keuntungan memiliki wajah yang bersih selain semakin menunjukkan kecantikan diri juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Bukan hanya dokter kecantikan saja yang wajib memiliki wajah yang bersih tetapi juga setiap orang hendaknya memiliki wajah yang bersih. Pokok pembahasan yang akan dibicarakan di sini adalah tentang cleansing milk. 

       Cleansing milk adalah salah satu bentuk pembersih yang dalam pemakaiannya tidak menggunakan air. Karena tidak menggunakan air, cleansing milk cocok digunakan untuk jenis kulit kering dan normal. Kemudian, cleansing milk mengandung pelembab dan vitamin. Karakteristik lain dari cleansing milk adalah kelemahannya, yaitu masih tersisanya cleansing milk di wajah pasca-pembersihan wajah, sehingga seolah-olah membuat proses pembersihan wajah tidak sempurna. Sifat lainnya, cleansing milk melarutkan lemak dan kotoran yang menempel di kulit wajah. 
      
       Dalam praktek, cleansing milk memanfaatkan kapas, tissu ataupun handuk kecil (wash lap) dalam penggunaannya. Jaman sekarang cleansing milk sudah jarang digunakan karena telah diciptakan sabun yang bahan dasarnya lembut sehingga cocok digunakan untuk jenis kulit kering dan normal. Pada prosesi facial cleansing milk masih digunakan  sebagai salah satu cara untuk membersihkan wajah. Tujuan akhir cleansing milk sebenarnya sama seperti pembersih wajah lain. Dengan rutin membersihkan wajah, setidaknya dapat memperkecil kemungkinan terjadinya jerawat pada wajah. Wajah yang bersih juga akan semakin memancarkan kecantikan yang dimiliki oleh seseorang.

04 Juli 2013

Perbedaan Anti-Perspiran dan Deodoran

Perbedaan Anti-Perspiran dan Deodoran



     Kali ini Klinik Kecantikan Aisyiah Fennita Nanda akan mendiskusikan topik anti-perspiran dan deodoran. Anti-perspiran dan deodoran merupakan salah satu bagian terbesar dalam industri kesehatan dan kecantikan pada jaman sekarang ini. Keringat yang berlebihan serta bau yang menyengat dari ketiak akan mengurangi kecantikan seseorang. Pasien sering kali salah dalam memilih obat untuk keluhan keringat yang berlebih ataupun untuk menghilangkan bau ketiak. Oleh sebab itu, kami menulis artikel ini agar pasien tidak salah lagi dalam memilih pengobatannya. 
     Anti-perspiran adalah produk yang diaplikasikan secara topikal dengan tujuan untuk mengurangi produksi keringat pada area aplikasi. Di Amerika Serikat, anti-perspiran termasuk ke dalam obat-obatan yang dijual bebas, karena memiliki efek pada fungsi tubuh terutama pada kelenjar keringat.
    Sedangkan deodoran adalah produk yang digunakan secara topikal dengan tujuan untuk menyamarkan atau mengurangi bau ketiak melalui penggunaan bahan antimikroba atau pewangi. Deodoran tidak memiliki efek penyembuhan dan digolongkan ke dalam kosmetik. Harus diperhatikan bahwa deodoran bukanlah anti-perspiran tetapi antiperspiran secara otomatis merupakan deodoran. Hal ini dikarenakan kandungan anti-perspiran  memiliki efek anti bakteri yang secara cepat mengurangi jumlah bakteri jika digunakan secara teratur.

30 Juni 2013

Toner

Toner



        Seperti biasa kali ini klinik kecantikan dr.Aisyiah Fennita Nanda akan mengulas sesuatu hal yang begitu sering ditanyakan oleh pasien yang sebenarnya penggunaannya tidak begitu penting bagi perawatan wajah.  Toner merupakan bagian dari pembersih wajah yang fungsinya untuk membersihkan wajah. Toner merupakan langkah kedua untuk membersihkan wajah setelah menggunakan sabun ataupun cleansing milk.  Toner dioleskan ke wajah biasanya menggunakan kapas, tissu, atau handuk kecil (wash lap) namun beberapa toner dapat disemprotkan dalam penggunaannya.  Kandungan toner umumnya menggunakan alkohol dan pelembab. Toner ada 3 komposisi kegunaannya:

1.  Toner sebagai penyegar digunakan untuk jenis kulit normal
2.  Toner sebagai tonic (melembabkan kulit wajah) digunakan untuk jenis kulit 
      kering
3.  Toner sebagai astringent ( membuang kulit mati/sebagai anti bakteri ) 
     digunakan untuk jenis kulit berminyak dan kulit berjerawat,  baik jerawat di 
     wajah maupun jerawat  di   punggung/badan.


      Karena perkembangan zaman maka sekarang toner dapat mengandung 2 zat tertentu yang fungsinya selain untuk membersihkan wajah juga bisa sebagai anti bakteri, mengecilkan pori, melembabkan wajah. Selain itu sekarang toner juga dapat digunakan untuk menghapus make-up dan juga sebagai perawatan anti jerawat. Toner sebaiknya digunakan untuk pada masa remaja dan dewasa muda dimana pada masa ini toner bermanfaat untuk perawatan anti jerawat dan mengecilkan pori-pori. Tidak semua perawatan wajah memerlukan toner. Jadi kesimpulannya toner sebaiknya digunakan untuk membersihkan wajah pada kulit yang berminyak dan kulit yang berjerawat saja. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat mengubah cara pandang masyarakat bahwa toner ini hanya sebagai penambah saja untuk membersihkan wajah.