04 Juli 2013

Perbedaan Anti-Perspiran dan Deodoran

Perbedaan Anti-Perspiran dan Deodoran



     Kali ini Klinik Kecantikan Aisyiah Fennita Nanda akan mendiskusikan topik anti-perspiran dan deodoran. Anti-perspiran dan deodoran merupakan salah satu bagian terbesar dalam industri kesehatan dan kecantikan pada jaman sekarang ini. Keringat yang berlebihan serta bau yang menyengat dari ketiak akan mengurangi kecantikan seseorang. Pasien sering kali salah dalam memilih obat untuk keluhan keringat yang berlebih ataupun untuk menghilangkan bau ketiak. Oleh sebab itu, kami menulis artikel ini agar pasien tidak salah lagi dalam memilih pengobatannya. 
     Anti-perspiran adalah produk yang diaplikasikan secara topikal dengan tujuan untuk mengurangi produksi keringat pada area aplikasi. Di Amerika Serikat, anti-perspiran termasuk ke dalam obat-obatan yang dijual bebas, karena memiliki efek pada fungsi tubuh terutama pada kelenjar keringat.
    Sedangkan deodoran adalah produk yang digunakan secara topikal dengan tujuan untuk menyamarkan atau mengurangi bau ketiak melalui penggunaan bahan antimikroba atau pewangi. Deodoran tidak memiliki efek penyembuhan dan digolongkan ke dalam kosmetik. Harus diperhatikan bahwa deodoran bukanlah anti-perspiran tetapi antiperspiran secara otomatis merupakan deodoran. Hal ini dikarenakan kandungan anti-perspiran  memiliki efek anti bakteri yang secara cepat mengurangi jumlah bakteri jika digunakan secara teratur.

30 Juni 2013

Toner

Toner



        Seperti biasa kali ini klinik kecantikan dr.Aisyiah Fennita Nanda akan mengulas sesuatu hal yang begitu sering ditanyakan oleh pasien yang sebenarnya penggunaannya tidak begitu penting bagi perawatan wajah.  Toner merupakan bagian dari pembersih wajah yang fungsinya untuk membersihkan wajah. Toner merupakan langkah kedua untuk membersihkan wajah setelah menggunakan sabun ataupun cleansing milk.  Toner dioleskan ke wajah biasanya menggunakan kapas, tissu, atau handuk kecil (wash lap) namun beberapa toner dapat disemprotkan dalam penggunaannya.  Kandungan toner umumnya menggunakan alkohol dan pelembab. Toner ada 3 komposisi kegunaannya:

1.  Toner sebagai penyegar digunakan untuk jenis kulit normal
2.  Toner sebagai tonic (melembabkan kulit wajah) digunakan untuk jenis kulit 
      kering
3.  Toner sebagai astringent ( membuang kulit mati/sebagai anti bakteri ) 
     digunakan untuk jenis kulit berminyak dan kulit berjerawat,  baik jerawat di 
     wajah maupun jerawat  di   punggung/badan.


      Karena perkembangan zaman maka sekarang toner dapat mengandung 2 zat tertentu yang fungsinya selain untuk membersihkan wajah juga bisa sebagai anti bakteri, mengecilkan pori, melembabkan wajah. Selain itu sekarang toner juga dapat digunakan untuk menghapus make-up dan juga sebagai perawatan anti jerawat. Toner sebaiknya digunakan untuk pada masa remaja dan dewasa muda dimana pada masa ini toner bermanfaat untuk perawatan anti jerawat dan mengecilkan pori-pori. Tidak semua perawatan wajah memerlukan toner. Jadi kesimpulannya toner sebaiknya digunakan untuk membersihkan wajah pada kulit yang berminyak dan kulit yang berjerawat saja. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat mengubah cara pandang masyarakat bahwa toner ini hanya sebagai penambah saja untuk membersihkan wajah.



06 Mei 2013

Vitamin A untuk jerawat dan untuk anti aging

     Vitamin A untuk jerawat dan untuk anti aging      

  

               Kali ini klinik kecantikan aisyiah fennita nanda akan mengangkat topik yang sebenarnya sudah lama diketahui oleh masyarakat umum, tapi tidak salah kalau sekarang diulas lagi karena begitu banyak pasien yang datang ke praktek yang menanyakan mengapa kulit dokter begitu kencang, jerawat cuma timbul jika mau menstruasi saja. Sebenarnya rahasianya sederhana dan murah. Cukup memakai sabun 2 kali sehari, krim pagi yang mengandung tabir surya, krim malam yang mengandung vitamin A. Jika 3 hal itu dilakukan insya allah kulit akan terasa lebih kencang . 
 Kulit tubuh manusia mengandung vitamin A. Dalam   tubuh manusia  vitamin A berguna untuk mengikat protein, memberi perlindungan agar tidak terjadi pengurangan kolagen. Sehingga bila kulit selalu  terpapar matahari maka kekurangan vitamin A pada kulit bisa terjadi. Vitamin A tidak bisa diproduksi kulit tapi didapat melalui makanan atau pemakaian krim yang mengandung vitamin A.  Keuntungan penggunaan vitamin A pada pasien jerawat sudah terbukti sejak lama. Tapi penggunaan vitamin A pada pasien jerawat  haruslah di sertai edukasi karena gejala awal biasanya berupa kulit kering, jerawat tambah banyak, kulit kemerahan, rasa terbakar, gatal. Untuk mengatasi gejala tersebut pemakaian vitamin A bisa di pakai 3 kali seminggu dulu untuk 4 minggu pertama atau memberikan steroid agar gejala diatas tidak terlalu parah. Tapi  semua gejala itu akan menghilang setelah pemakaian selama 4 minggu. Pemakaian vitamin A untuk menghambat anti aging (penuaan) juga sudah terbukti, dimana pemakaian vitamin A yang rutin selama 25 minggu maka pada pemeriksaan kadar kolagen pada kulit akan terliat terbentuk kolagen baru sebanyak 5%. Dengan kemajuan ilmu kosmetika maka sekarang sudah ditemukan generasi baru dari vitamin A yang bila dipakai, gejala yang sudah disebutkan diatas tidak semua akan dijumpai. Untuk vitamin A generasi terbaru ini sudah tersedia di klinik kecantikan aisyiah fennita nanda dengan harga 70rb. Untuk pemesanan bisa menghubungi nomor yang tersedia di blog.